You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
18 Bangunan di Kembangan Ludes Terbakar
photo Folmer - Beritajakarta.id

Rumah 20 KK di Kembangan Utara Terbakar

Sebanyak 20 Kepala Keluarga (KK) di RT 02/01, Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat kehilangan tempat tinggal. Rumah-rumah yang menjadi tempat tinggal mereka hangus terbakar pada Selasa (11/8) siang tadi.

Ada 20 KK yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tadi siang

"Ada 20 KK yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tadi siang. Mereka tinggal di enam rumah dan 14 kontrakan," ujar Saumun, Lurah Kembangan Utara, Selasa (11/8).

Kebakaran ini diduga terjadi akibat adanya kosleting listrik disebuah pabrik meubel dekat pemukiman warga sekitar pukul 13.30. Saat itu karyawan pabrik baru akan masuk kembali usai beristirahat dan makan siang.

Anak Korban Kebakaran Dapat Bantuan

Menurut Ali (33) salah satu karyawan pabrik meubel api pertama dilihatnya dari sisi belakang bangunan tempatnya bekerja. "Pas saya lihat api sudah membesar dan membakar pohon bambu disekitar pagar pembatas dengan pemukiman. Langsung saya teriak, dan berusaha menyelamatkan diri bersama yang lain," tuturnya.

Sebanyak 20 unit mobil pemadam dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat dikerahkan untuk memadamkan api. Selain tiupan angin, api juga membesar karena dipabrik meubel tersebut terdapat bahan yang mudah terbakar. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1177 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1153 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye931 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye919 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye840 personBudhi Firmansyah Surapati